Dalam perencanaan proyek konstruksi, industri, ataupun lifting berat, salah satu komponen biaya terbesar yang selalu diperhitungkan adalah biaya sewa crane. Banyak pemilik proyek mempertimbangkan antara sewa crane harian atau sewa crane mingguan. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri, tergantung durasi proyek, anggaran, dan kebutuhan operasional.
Artikel ini akan membantu Anda memahami perbedaan biaya, manfaat, risiko finansial, serta kapan sebaiknya memilih masing-masing jenis sewa agar proyek Anda tetap efisien, aman, dan tepat waktu.
1. Apa Itu Sewa Crane Harian dan Mingguan?
Sewa Crane Harian
Sewa crane harian berarti Anda hanya membayar crane berdasarkan jumlah hari kerja yang digunakan. Biaya harian biasanya dihitung per shift kerja (8 jam) atau per hari penuh jika digunakan lebih dari satu shift.
Contoh:
Jika biaya harian crane 25 ton adalah Rp 4.000.000/hari, maka selama 5 hari kerja artinya total: 5 x Rp 4.000.000 = Rp 20.000.000
Sewa Crane Mingguan
Sewa crane mingguan berarti pembayarannya dihitung per minggu (7 hari) atau per periode block mingguan yang ditentukan vendor.
Contoh:
Jika sewa crane 25 ton mingguan adalah Rp 30.000.000/minggu, maka untuk proyek 5 hari akan tetap dibayarkan satu minggu penuh.
2. Perbandingan Harga Aktual (Estimasi)
(Harga ini adalah estimasi umum di area Jabodetabek & sekitarnya — bisa lebih tinggi di luar area ini)
| Kapasitas Crane | Harga Harian | Harga Mingguan |
|---|---|---|
| Crane 10–15 Ton | Rp 3.000.000 – Rp 4.500.000 | Rp 18.000.000 – Rp 25.000.000 |
| Crane 20–25 Ton | Rp 4.500.000 – Rp 7.000.000 | Rp 25.000.000 – Rp 35.000.000 |
| Crane 35–50 Ton | Rp 7.000.000 – Rp 11.000.000 | Rp 35.000.000 – Rp 55.000.000 |
| Crane 80–100 Ton | Rp 11.000.000 – Rp 18.000.000 | Rp 55.000.000 – Rp 90.000.000 |
| Crane 150–200 Ton | Rp 18.000.000 – Rp 30.000.000 | Rp 90.000.000 – Rp 150.000.000 |
Catatan: Harga dapat bervariasi tergantung lokasi proyek, kondisi tanah, durasi mobilisasi, serta fasilitas tambahan seperti operator & helper.
3. Analisis Biaya Harian vs Mingguan
Sewa Harian
Keuntungan:
✔ Tidak bayar lebih dari kebutuhan nyata
✔ Cocok untuk proyek pendek
✔ Ideal untuk pekerjaan ad-hoc / mendadak
Kekurangan:
❌ Jika durasi agak panjang (≥5 hari), total biaya bisa lebih besar
❌ Sering kali harus menghitung overtime bila pekerjaan malam atau weekend
Sewa Mingguan
Keuntungan:
✔ Biaya total sering lebih murah bila digunakan ≥5 hari kerja
✔ Cocok untuk proyek berkelanjutan
✔ Umumnya vendor memberikan diskon durasi panjang
Kekurangan:
❌ Perlu perencanaan yang matang
❌ Jika pekerjaan selesai lebih cepat, biaya tetap dibayarkan
❌ Bila crane idle (tidak dipakai), biaya tetap berjalan
4. Contoh Perbandingan Kasus Nyata
Proyek 3 Hari (Pemasangan Mesin)
| Jenis Sewa | Biaya |
|---|---|
| Harian (3 hari × Rp 5.000.000) | Rp 15.000.000 |
| Mingguan (1 minggu) | Rp 25.000.000 |
Kesimpulan: Sewa harian jauh lebih hemat untuk proyek singkat.
Baca Juga : Sewa Crane 200 Ton, Kapan Dibutuhkan?
Proyek 6 Hari (Konstruksi Baja)
| Jenis Sewa | Biaya |
|---|---|
| Harian (6 × Rp 5.000.000) | Rp 30.000.000 |
| Mingguan | Rp 25.000.000 – Rp 30.000.000 (tergantung negosiasi) |
Kesimpulan: Sewa mingguan lebih efektif dan bisa lebih murah.
Proyek 2 Minggu (Maintenance Pabrik)
| Jenis Sewa | Biaya |
|---|---|
| Harian (14 × Rp 5.000.000) | Rp 70.000.000 |
| Mingguan (2 block) | Rp 50.000.000 – Rp 60.000.000 |
Kesimpulan: Sewa mingguan jelas lebih hemat secara total.
5. Faktor yang Mempengaruhi Perbedaan Biaya
Beberapa elemen yang memengaruhi harga sewa (baik harian maupun mingguan):
1) Kapasitas Crane
Crane dengan tonase lebih besar tentu biaya sewanya lebih tinggi.
2) Durasi Kerja
Semakin panjang durasi, biaya per hari cenderung turun jika kontrak mingguan atau bulanan.
3) Operator & Helper
Biaya operator biasanya sudah termasuk pada harga standar, tetapi jam kerja lembur biasanya ditagih terpisah.
4) Lokasi Proyek
Biaya mobilisasi untuk area industri atau jarak jauh menambah total biaya.
5) Kondisi Tanah
Area tidak rata atau lembek memerlukan matting atau crane khusus → biaya bertambah.
6) Jadwal Kerja
Kerja malam, weekend, dan libur nasional biasanya memiliki rate khusus.
7. Rekomendasi Strategi Hemat Biaya
Berikut strategi yang bisa Anda gunakan agar biaya crane tetap efisien:
- Gunakan sewa harian untuk proyek pendek (<5 hari)
- Gunakan sewa mingguan untuk proyek menengah atau panjang
- Gabungkan durasi harian + mingguan bila proyek tidak utuh satu minggu
- Tanyakan paket diskon jika menggunakan lebih dari satu crane
- Hitung biaya mobilisasi + demobilisasi sejak awal
8. Kesimpulan
| Situasi Proyek | Pilihan Terbaik |
|---|---|
| Proyek ≤ 3 hari | Sewa Harian |
| Proyek 5–7 hari | Sewa Mingguan (lebih hemat) |
| Proyek > 7 hari | Sewa Mingguan / Negosiasi durasi panjang |
Memilih antara sewa crane harian vs mingguan bukan soal murah atau mahal semata, tetapi soal kecocokan dengan durasi proyek, efisiensi biaya, dan kenyamanan operasional.
Jika Anda ingin mendapatkan estimasi harga sewa crane yang sesuai kebutuhan proyek Anda, termasuk simulasi harian vs mingguan, konsultasikan langsung dengan penyedia layanan profesional seperti Mandiri Crane, tersedia crane berbagai kapasitas dari 10 ton hingga 200 ton, lengkap dengan operator bersertifikat dan layanan survey lokasi.













































