MANDIRI CRANE

CV Mandiri Crane menyediakan jasa rental crane murah & terbaik di Indonesia. Sewa mobil crane, truck crane, Crawler Crane, Tower Crane dengan unit lengkap, operator berpengalaman, serta harga terjangkau.

Panduan Lengkap Crane High Capacity 100–600 Ton

Crane High Capacity

Dalam proyek konstruksi dan industri berskala besar, ada satu kategori alat angkat yang sering menjadi penentu sukses atau tidaknya pekerjaan crane high capacity. Crane dengan kapasitas 100-600 ton umumnya digunakan untuk pekerjaan heavy lifting yang tidak bisa ditangani oleh crane standar. Mulai dari pengangkatan mesin pabrik, pemasangan struktur baja raksasa, hingga instalasi komponen proyek energi, crane high capacity menjadi solusi utama.

Namun, menyewa crane high capacity bukan sekadar memilih angka kapasitas. Dibutuhkan pemahaman teknis yang matang, mulai dari perhitungan beban, radius kerja, kondisi tanah, hingga kesiapan lokasi.

Artikel ini akan menjadi panduan lengkap untuk memahami crane high capacity 100-600 ton: jenisnya, aplikasi, kelebihan, serta hal-hal penting sebelum menyewa.

Apa Itu Crane High Capacity?

Crane high capacity adalah crane dengan kemampuan angkat besar, umumnya dimulai dari 100 ton hingga mencapai 600 ton atau lebih. Crane ini dirancang untuk menangani beban yang sangat berat, dengan sistem stabilitas, boom, dan outrigger yang jauh lebih kompleks dibanding crane kapasitas menengah.

Crane high capacity biasanya digunakan pada proyek yang memiliki karakter:

  • beban sangat berat
  • radius kerja cukup jauh
  • kebutuhan lifting presisi tinggi
  • pekerjaan berisiko tinggi jika salah perhitungan

Karena itu, pemilihan crane high capacity harus dilakukan dengan perencanaan yang sangat detail.

Kapasitas 100-600 Ton. Apa Bedanya?

Meskipun sama-sama masuk kategori high capacity, crane 100 ton tentu berbeda dengan crane 600 ton dari sisi kemampuan, ukuran, hingga kebutuhan lapangan.

Berikut gambaran umum:

  • Crane 100–160 ton
    Cocok untuk heavy lifting menengah seperti pemasangan mesin pabrik, struktur baja besar, atau komponen proyek gedung.

  • Crane 200–300 ton
    Cocok untuk proyek industri berat, pemasangan tangki besar, lifting girder jembatan besar, dan struktur kompleks.

  • Crane 400–600 ton
    Digunakan untuk proyek mega seperti lifting komponen besar di pelabuhan, energi, proyek migas, dan konstruksi heavy structure.

Semakin besar kapasitasnya, semakin besar pula kebutuhan:

  • area setup
  • kekuatan tanah
  • biaya mobilisasi
  • durasi persiapan
  • jumlah personel rigging

Jenis Crane High Capacity yang Umum Digunakan

Crane 100-600 ton tersedia dalam beberapa jenis utama. Masing-masing memiliki keunggulan dan keterbatasan.

All Terrain Crane High Capacity

All Terrain Crane adalah jenis yang paling populer untuk kapasitas besar karena memiliki kombinasi:

  • kapasitas tinggi
  • mobilitas baik
  • boom teleskopik panjang
  • kemampuan bekerja di berbagai medan

Jenis ini cocok untuk proyek industri, konstruksi, dan infrastruktur yang membutuhkan crane besar namun tetap fleksibel.

Keunggulan:

  • mobilisasi relatif cepat
  • cocok untuk proyek yang berpindah titik
  • stabilitas baik dengan outrigger besar

Crawler Crane High Capacity

Crawler crane high capacity biasanya digunakan untuk proyek dengan beban sangat besar dan kebutuhan stabilitas tinggi.

Keunggulan:

  • stabil di medan tanah lunak
  • sangat cocok untuk heavy lifting ekstrem
  • mampu mengangkat beban besar dengan konfigurasi boom tertentu

Kekurangan:

  • mobilisasi lebih kompleks
  • membutuhkan area lebih luas
  • setup lebih lama

Crawler crane sering digunakan pada proyek:

  • jembatan besar
  • proyek pelabuhan
  • industri berat
  • proyek energi

Truck Crane Kapasitas Besar (Terbatas)

Truck crane umumnya berada pada kapasitas lebih kecil dibanding all terrain dan crawler, namun beberapa tipe bisa mencapai kapasitas tinggi.

Biasanya dipilih jika:

  • lokasi proyek dekat jalan besar
  • membutuhkan mobilisasi cepat
  • pekerjaan heavy lifting tidak terlalu ekstrem

Namun untuk kapasitas 300 ton ke atas, umumnya lebih sering menggunakan all terrain atau crawler.

Aplikasi Crane 100-600 Ton dalam Proyek

Crane high capacity banyak digunakan pada proyek-proyek berikut:

Pemasangan Mesin Industri Berat

Dalam proyek pabrik, crane high capacity digunakan untuk mengangkat:

  • mesin press
  • mesin injection besar
  • unit produksi berat
  • boiler
  • kompresor industri
  • generator besar

Karena bobot mesin bisa puluhan hingga ratusan ton, crane 100–300 ton menjadi pilihan umum.

Pengangkatan Tangki dan Vessel Industri

Tangki dan vessel industri sering memiliki bentuk besar dengan titik angkat tertentu. Crane high capacity dibutuhkan untuk menjaga:

  • keseimbangan beban
  • kestabilan saat pengangkatan
  • presisi saat pemasangan

Untuk vessel besar, sering digunakan crane 200–600 ton.

Proyek Infrastruktur Skala Besar

Crane high capacity digunakan pada proyek seperti:

  • pembangunan jembatan besar
  • lifting girder dan slab beton besar
  • pemasangan struktur flyover
  • proyek pelabuhan dan dermaga

Crane 160-300 ton sering digunakan pada proyek ini.

Proyek Energi dan Migas

Untuk proyek energi, crane high capacity dibutuhkan untuk lifting komponen seperti:

  • modul besar
  • struktur rig
  • komponen turbin
  • pipa besar
  • equipment proyek energi

Di sektor ini, crane 300-600 ton cukup sering digunakan, terutama untuk proyek dengan standar keselamatan tinggi.

Pusat Sewa Crane & Rental Mobil Crane Terbaik di Indonesia

Hal Penting yang Wajib Dihitung Sebelum Menyewa Crane High Capacity

Crane high capacity membutuhkan perhitungan yang jauh lebih detail dibanding crane kapasitas kecil. Berikut faktor yang wajib diperhatikan:

Berat Beban Aktual dan Margin Aman

Berat beban harus dihitung berdasarkan data aktual, bukan perkiraan. Termasuk:

  • berat utama objek
  • berat sling dan shackle
  • berat spreader bar (jika ada)
  • berat hook block

Vendor profesional biasanya menggunakan perhitungan dengan margin aman agar crane tidak bekerja di batas maksimal.

Radius Kerja dan Konfigurasi Boom

Radius kerja menentukan kapasitas efektif crane. Semakin jauh radiusnya, semakin besar crane yang dibutuhkan.

Selain radius, konfigurasi boom juga penting:

  • boom teleskopik
  • boom tambahan (jib)
  • counterweight
  • panjang boom

Kesalahan perhitungan radius adalah penyebab utama kegagalan lifting.

Kondisi Tanah dan Kekuatan Permukaan

Crane 100–600 ton memiliki bobot yang sangat besar. Tanah yang tidak kuat dapat menyebabkan:

  • outrigger amblas
  • crane miring
  • stabilitas hilang
  • risiko kecelakaan fatal

Karena itu, proyek heavy lifting sering membutuhkan:

  • matting
  • plat baja
  • perkuatan tanah
  • leveling area setup

Area Setup dan Clearance

Crane high capacity membutuhkan ruang besar untuk:

  • setup outrigger
  • pemasangan counterweight
  • manuver boom
  • pergerakan beban

Selain itu, perlu dicek juga clearance seperti:

  • kabel listrik
  • bangunan sekitar
  • pohon besar
  • portal atau struktur tinggi

Lifting Plan dan Site Survey

Untuk crane 100-600 ton, lifting plan bukan pilihan, tetapi kewajiban. Lifting plan mencakup:

  • metode pengangkatan
  • jalur lifting
  • titik angkat
  • pembagian tugas operator dan rigger
  • risiko dan mitigasi
  • standar keselamatan

Vendor crane profesional biasanya menyediakan lifting plan setelah melakukan site survey.

Berapa Lama Setup Crane High Capacity?

Crane high capacity membutuhkan persiapan lebih panjang dibanding crane kecil. Setup dapat meliputi:

  • penataan area kerja
  • pemasangan outrigger
  • pemasangan counterweight
  • inspeksi unit
  • briefing tim rigging
  • pengecekan keselamatan

Untuk kapasitas besar, setup bisa memakan waktu beberapa jam hingga 1 hari, tergantung kondisi proyek.

Estimasi Biaya Sewa Crane High Capacity

Biaya sewa crane high capacity sangat bergantung pada:

  • kapasitas crane
  • durasi sewa
  • lokasi proyek
  • mobilisasi dan demobilisasi
  • kebutuhan rigger tambahan
  • kebutuhan matting atau plat baja
  • kebutuhan overtime

Secara umum, crane 100-600 ton masuk kategori premium, namun biaya tersebut sebanding dengan kemampuan crane dan keamanan lifting yang didapat.

Baca juga: Harga Terbaru 2026 Sewa Crane Jabodetabek

Kesimpulan

Crane high capacity 100-600 ton adalah solusi utama untuk proyek heavy lifting skala besar, mulai dari industri, infrastruktur, hingga energi. Namun, penggunaan crane ini membutuhkan perencanaan teknis yang matang, termasuk perhitungan beban, radius kerja, kondisi tanah, serta kesiapan lokasi.

Agar pekerjaan lifting berjalan aman dan efisien, pastikan Anda menyewa crane high capacity dari vendor profesional yang menyediakan operator bersertifikat, site survey, serta lifting plan yang sesuai standar.

Jika Anda membutuhkan layanan sewa crane kapasitas besar untuk proyek heavy lifting, Anda bisa konsultasi langsung bersama Mandiri Crane.

Bagikan
Scroll to Top